Dengan menciptakan mobil listrik baru, Cina ingin menyaingi Toyota dan General Motors. Perusahaan Belanda Autobinck akan menjadi importirnya di Eropa.
Saat Olimpiade digelar di Beijing, sponsor utama Volkswagen banyak menarik perhatian ketika menampilkan Lingyu, mobil versi hidrogen. Tapi beberapa ribu kilometer ke arah Selatan, dekat Hongkong, kami boleh mengujicoba mobil listrik pertama BYD.
Produsen mobil yang bernama Build Your Dreams (Bangun Mimpi Anda), tengah memproduksi mobil listrik masa depan. Dengan daya capai lebih luas dan kecepatan lebih tinggi daripada para pesaingnya. Selain itu harganya separoh lebih murah.
Hak Paten
Di perjalanan menuju kawasan industri kami melewati beberapa model dari merek pesaing, yang ditiru di Cina. Maklum hak paten atau copy right di Cina diartikan dengan the right to copy, hak menjiplak. Pemimpin BYD Henry Z. Li berbicara terus terang. "Merek-merek besar juga melakukan itu. Lebih susah menciptakan hal yang baru, seperti menciptakan FO, mobil listrik pertama dengan jangkauan jarak yang lumayan."
Sementara Volkswagen menjadi pusat perhatian di Beijing, di luar perhatian publik BYD giat membangun reputasinya di bidang mobil ramah lingkungan. Setelah beberapa kali meminta, kami pun boleh mencoba mengendarai mobil itu. Meski baru merupakan prototipe, tapi mobilnya benar-benar bisa jalan. Warnanya hijau mencolok, agak kaku di atas roda-rodanya dan dilengkapi dengan rem darurat. Saya, reporter jangkung dari Belanda, adalah orang asing pertama yang boleh naik mobil ini dan ternyata pas. Tapi itu setelah ketinggian kursinya dicocokkan.
Seperti Tank
Pada saat hujan deras turun, kami mengemudi mobil di atas batu-batu ubin yang licin, di kawasan industri yang luas, mengelilingi kantor utama yang baru. Setirnya agak berat. Lingkar putarannya terlalu besar bagi mobil kecil seperti FO ini. Setirnya seperti setir tank. Aki besar di ruang belakang menganggu keseimbangan. Pedalnya agak kekecilan. Dan kaki kita kadang-kadang nyangkut kalau menancap gas. Namun mobil ini lebih sigap dari dugaan. Kalau baru jalan, FO bisa meluncur lebih cepat dari saingannya yang menggunakan mesin pembakaran.
Autobinck di Den Haag berhasil meraih hak sebagai importir. Tapi tidak gampang untuk menerobos pasar Eropa yang manja. "Jepang memerlukan waktu 25 tahun, Korea Selatan sekitar sepuluh tahun dan Cina pasti akan lebih cepat. Dalam waktu dua tahun mobil ini dipasarkan di Cina dan setelah itu masuk Eropa.
Pasar Eropa
Direktur Pieter Gabriƫls, yang menjalin hubungan dengan BYD, tidak takut gagal seperti yang dialami berbagai merek Cina di masa silam. Tahun 2007, mobil Cina, Landwind 4 x 4 ditolak ANWB, klub kendaraan bermotor Belanda, setelah hasil uji tabrak yang buruk. Gabriƫls tidak ingin membuat kesalahan yang sama. Mengenai peluang BYD, ia berkata: "Perusahaan tersebut tidak perlu menginvestasi milyaran dolar dalam pengembangan mobil bensin. Mereka melangkahi tahap itu. Dengan teknologi baterai, mereka jelas unggul." BYD bekerja keras. "Di Shenzhen mereka bahkan menggali gunung untuk membangun ban berjalan sepanjang 1,8 kilometer. Peribahasa Cina berbunyi: jangan membuat hal lebih sulit."
Sumber & Gambar : radio netherlands worldwide
Selasa, 2008 September 23
Mobil Listrik China oleh Build Your Dreams
Diposkan oleh Admin di 12:03 0 komentar Link ke posting ini
Langgan:
Entri (Atom)





