Rabu, 2008 Mei 28

Potensi Biofuel dari Jerami

JAKARTA, KAMIS - Di sejumlah besar daerah jerami masih dianggap sampah bahkan akhirnya berakhir dengan dibakar karena tak bermanfaat. Padahal, produk sampingan dari usaha pertanian padi tersebut sebenarnya punya potensi besar sebagai bahan dasar biofuel, bahan bakar ramah lingkungan.

Tidak hanya akan memberikan nilai tambah, pemanfaatan jerami juga mencegah pelepasan karbon ke atmosfer saat terbakar. Siklus karbon ke atmosfer dapat diperpanjang dengan mengubahnya menjadi biofuel.

Terobosan tersebut telah dilirik produsen ethanol di China. Apalagi, sebagai salah satu negara terbesar, setiap tahun sekitar 230 juta ton batang jerami dibuang begitu saja. Tiga fasilitas pengolahan jerami menjadi biofuel telah dibangun sampai saat ini.

Namun, untuk mengolah jer ami bukan hal yang mudah. Batang jerami yang kaya selulosa tidak mudah terurai bakteri yang biasa dipakai dalam proses pembuatan biomassa. Para peneliti memanfaatkan larutan alkali sodium hidroksida untuk melunakkannya sebelum proses fermentasi atau peragian.

"Semuanya dilakukan pada suhu kamar, tanpa energi tambahan, dan butuh sedikit air, sehingga secara keseluruhan prosesnya sederhana, cepat, efektif biaya, dan ramah lingkungan," ujar Xiujin Li dari Universitas Teknologi Kimia Beijing.

Metode yang sama sebenarnya juga sudah digunakan untuk memproduksi ethanol di lebih dari 30 negara. Namun, bahan yang diolah adalah tebu, jagung, dan kedelai yang notebene merupakan sumber pangan utama manusia, bukan bahan buangan.

Sementara di China, jerami diolah agar menghasilkan biogas. Penggunaan larutan tersebut telah terbukti meningkatkan produksi campuran gas methan dan karbon dioksida hingga 65 persen. Residu atau sampah olahannya juga bermanfaat sebagai kompos.

"Dengan cara ini, jerami benar-benar didaur ulang seluruhnya," ujar Li. Memang masih ada gas karbon diosida yang dilepaskan, namun kadarnya tak sebesar jika jerami dibakar.

Pilot proyek tiga pabrik dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah China melalui Program Riset dan Pengembangan Teknologi Tinggi. Sebagai negara agraris penghasil padi, bukankah teknologi semacam ini sangat tepat di Indonesia daripada menggunakan singkong atau kelapa sawit.

Sumber : kompas

Lanjut......

Indonesia Keluar dari OPEC

Jakarta - Indonesia akhirnya resmi keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak atau OPEC mulai tahun ini. Dengan produksi minyak yang terus turun dan status sebagai pengimpor minyak, Indonesia memiliki perbedaan kepentingan dengan OPEC.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, yang dihubungi Rabu (28/5), mengatakan, ia telah menandatangani surat pengajuan keluar dari OPEC. ”Meskipun kita sudah bayar iuran untuk tahun ini, sudah diputuskan bahwa kita keluar dari OPEC,” ujar Purnomo.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Jakarta Foreign Correspondent Club kemarin, Purnomo mengatakan, OPEC tidak keberatan dengan Indonesia yang juga berstatus konsumen minyak.

Namun, harga minyak yang terus naik menyulitkan posisi Indonesia. ”Terutama dengan beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang semakin berat,” kata Purnomo.

Rencana keluar dari OPEC disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 6 Mei 2008. Hal tersebut dibahas dalam sidang kabinet.

Indonesia mulai bergabung dengan OPEC tahun 1962. Ketika itu, dengan produksi sekitar 1,6 juta barrel per hari dan konsumsi kurang dari 1 juta barrel, Indonesia termasuk negara pengekspor minyak yang cukup penting.

Sekarang, dengan produksi minyak mentah yang terus turun sementara konsumsi terus naik, Indonesia sudah menjadi net oil importir sejak tahun 2003.

Kurang diuntungkan

Saat ini dari 13 anggota OPEC dengan total produksi mencapai 28 juta barrel per hari, Indonesia menempati posisi ketiga terbawah dengan produksi minyak mentah (tanpa kondensat) sekitar 846.000 barrel per hari.

Ketua Komisi VII DPR Airlangga Hartarto mengatakan, keputusan keluar dari OPEC merupakan langkah penegasan bahwa Indonesia adalah negara pengimpor minyak yang kurang diuntungkan dengan pembatasan produksi minyak OPEC.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Reformasi Pertambangan dan Energi Pri Agung Rakhmanto mengatakan, dari sisi kepentingan, posisi Indonesia bertentangan dengan anggota OPEC. ”Negara-negara OPEC menikmati harga minyak yang tinggi. Mereka berkepentingan menjaga suplai agar harga tetap tinggi,” tutur Pri Agung seraya menambahkan, keluar dari OPEC tidak berarti Indonesia akan kesulitan melakukan kerja sama bidang migas.

Direktur Utama PT Pertamina Ari H Soemarno mengatakan, ”Kalaupun kita pergi ke sesama anggota OPEC, tetap saja kerja samanya business to business.” (DOT)

Sumber : kompas

Lanjut......

Selasa, 2008 Mei 27

Djoko Sutrisno Manfaatkan Air Untuk Motor

Yogyakarta - Pak Djoko yang satu ini berbeda dengan Joko Suprapto, warga Nganjuk Jawa Timur yang menemukan blue energy, bahan bakar berbahan baku air. Pak Djoko yang satu ini bernama lengkap P. Djoko Sutrisno, warga Kelurahan Pakuncen Jl HOS Cokroaminoto No 76 Yogyakarta.

Antara Djoko Sutrisno dan Joko Suprapto, sama-sama mengembangkan air. Bila Joko Suprapto mengembangkan air menjadi bahan bakar, maka Djoko Sutrisno hanya memanfaatkan atau menambahkan air ke dalam BBM, sehingga motor atau mobil yang dikendarainya menjadi lebih irit dibanding bila menggunakan 100 persen BBM. Prinsipnya kendaraan masih menggunakan BBM, namun dengan ditambah dengan teknologi temuan Djoko Sutrisno pengunaan BBM bisa irit atau hemat dua kali lipat.

"Setelah dipasangi teknologi ini, konsumsi BBM bisa hemat dua kali hingga tiga kali lipat. Untuk percobaan, dulu kita pakai motor dan mobil pribadi. Sekarang banyak warga yang ingin dipasangi alat itu," kata Djoko kepada detikcom dirumahnya, Senin (26/5/2008) kemarin.

Menurut dia, peralatan yang dibutuhkan juga sangat sederhana, tidak rumit dan tidak dipatenkan, meski alat ini memang hasil temuannya. Djoko tidak pelit, malah dengan sukahati dan sukarela membagikan pengetahuan itu kepada orang yang berminat mempelajarinya.

"Kalau mau membuat sendiri ongkosnya sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 75 ribu. Mobil dan motor saya sudah saya pasangi sejak 2 tahun lalu," kata Djoko yang hanya jebolan kelas dua di SMP Pangudi Luhur itu.

Secara prinsip, kata Djoko, hingga saat ini kendaraan hanya bisa menggunakan bensin atau solar. Namun, Djoko yakin pada suatu ketika, kendaraan itu bisa dijalankan dengan menggunakan air. Hanya saja teknologinya memang perlu banyak perubahan.

Mengenai teknologi temuannya, Djoko menjelaskan, air yang akan menjadi sumber energi itu dicampur dengan zat kimia berupa Kalium Hidroksida (KOH). Gas hidrogen tersebut mampu menambah oktan di bensin atau solar, sehingga menjadi lebih hemat. "Prinsipnya air murni atau aquades ditambah KOH yang bisa dibeli di toko-toko bahan kimia dengan harga murah itu, motor bisa jalan," katanya.

Air yang yang sudah dicampur bahan tersebut kemudian dihubungkan dengan elektroda agar unsur oksigen dan hidrogen dalam air tersebut terurai. Setelah itu unsur hidrogennya yang mudah terbakar dijebak dan diambil sebagai sumber tenaga.

"Sangat sederhana sekali, logis dan ilmiah sehingga semua orang bisa memanfaatkannya. Saya tak takut temuan saya ini ditiru orang lain. Tak perlu dipatenkan agar semua orang bisa memanfaatkannya," imbuh dia.

Saat ini di kawasan tempat tinggalnya, sudah banyak mobil dan motor yang dimodifikasi dengan teknologi temuannya. Dua buah mobil VW Kodok dan KIA Carens milik temannya akan dipasangi alat itu. Sejak pagi pukul 08.00 WIB, dia dibantu 2-3 orang karyawan dan anggota keluarganya mengutak-atik motor milik orang lain yang minta dipasang alat tersebut.

Tidak hanya itu, banyak pemilik bengkel, bahkan warga luar kota Yogyakarta seperti Bogor, Bandung atau Semarang sengaja datang ke rumah Djoko yang sekaligus menjadi bengkel untuk menimba ilmu. "Saya juga tak pelit ilmu kalau memang ada orang yang benar-benar ingin belajar ke sini," kata dia. ( bgs / asy )

Sumber : detik

Lanjut......

Minggu, 2008 Mei 25

Komunitas Sepeda Motor Listrik Mencapai 200 Orang!

Kemarin jumlah member komunitas mencapai 200 orang, dan tingkat kunjungan web tertinggi 425 orang, terendah 38 orang pengunjung per hari. Semoga komunitas ini dapat menjadi inkubator ide-ide brilian untuk menyiasati harga BBM yang semakin tidak menentu dan terutama.... sangat tidak ramah lingkungan!

Salam udara yang lebih seger,
admin

Lanjut......

Jumat, 2008 Mei 23

Harga BBM Resmi Naik, Premium Rp 6.000 per Liter

Pemerintah akhirnya mengumumkan secara resmi kenaikan harga BBM yang berlaku mulai pukul 00.00 pada 24 Mei 2008. Harga premium Rp 6.000, minyak tanah Rp 2.500 dan solar Rp 5.500 per liter.

"Karena sudah ditunggu-tunggu ini adalah malam yang penting," kata Menkeu Sri Mulyani ketika membuka jumpa pers di gedung depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (24/5/2008).

Jumpa pers kenaikan BBM diumumkan oleh Menkeu, Menperin, Bappenas, Menteri ESDM, Menko Kesra, Menhub, Mensos, Mendagri, Menkominfo dan Mendag.

Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengatakan harga BBM untuk premium Rp 6.000, minyak tanah Rp 2.500 dan solar Rp 5.500 per liter. Sebelumnya, harga premium Rp 4.500, solar Rp 4.300, dan minyak tanah Rp 2.000 per liter. Dengan harga baru ini, maka kenaikan harga BBM ini rata-rata 28,7 persen.
( ir / asy )

Sumber : detik

Lanjut......

Penemu Blue Energy Minta Maaf Pada Presiden

Surabaya - Teka-teki ke mana Joko Suprapto, si penemu blue energy, akhirnya terkuak. Dugaan dia diculik tertepis. Namun, ketika diwawancara, Joko meminta maaf pada Presiden SBY.

Meski sempat mengaku tidak sehat, Warga Desa Ngadiboyo, Rejoso, Nganjuk, Jatim, Jumat (23/5/2008) ini akhirnya tampil di depan wartawan.

Seperti diwawancarai MetroTV, Joko mengaku baik-baik saja. "Saya hanya menenangkan diri sambil menyusun strategi dan mencari dana karena proyek ini masih membutuhkan dana," kata Joko.

Joko yang dikenal sebagai pecinta wayang ini juga meminta maaf kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Pertama-tama saya ingin minta maaf pada Presiden SBY dalam hal ini karena timing yang kita janjikan belum bisa tepat waktu. Namun hubungan saya dengan bapak presiden baik-baik saja tidak ada masalah," jawab dia.

Mengenai rencana proyek blue energy di masa mendatang yang tengah dia kerjakan, Joko berharap akan bisa menghasilkan yang positif bagi bangsa Indonesia.

"Ya, supaya segera sampai ke masyarakat dan bisa dinikmati masyarakat luas terutama Indonesia ini," kata dia. ( gik / aba )

Sumber : detik

Lanjut......

LIPI: Unsur Hidrogen Jadi Kunci Energi Bahan Bakar Air

Jakarta - Blue energy atau bahan bakar dari air yang dipopulerkan Joko Suprapto yang kini raib, bukanlah hal yang mustahil. Kunci bahan bakar itu ada pada unsur hidrogen yang berpotensi menghasilkan energi.

Penjelasan bahan bakar air yang bisa menjadi energi tersebut dijelaskan Deputi Jasa Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Dr Jan Sopaheluwakan ketika dihubungi detikcom, Jumat (23/5/2008).

"Bisa saja dari air. Saya yakin diurai dulu menjadi hidrogen," ujar Jan.

Jan menambahkan, proses air yang diubah menjadi energi ini sudah dilihatnya dikembangkan beberapa pakar di Jepang dan India. Prosesnya, air ditambahkan ke suatu proses pembakaran. Air dimasukkan ke dalam tangki, melalui proses tekanan dipisahkan menjadi oksigen dan hidrogen. Hidrogen akan menghasilkan pembakaran internal yang bisa menggerakkan piston.

"Pembakaran internal dalam mesin yang tadinya menggunakan BBM dan kemudian BBM memicu busi membakar dan membuat piston bergerak. Proses (BBM) itu diganti dengan hidrogen," kata dia.

Tak hanya air tawar, Jan pun menjelaskan air laut bisa dijadikan bahan bakar melalui proses desalinasi (menghilangkan unsur garam). "Air laut bertahap. Desalinasi reverse osmosis menjadi air tawar. Air tawar kita uraikan menjadi hidrogen dan oksigen," kata Jan.

Jan pun mencontohkan bagaimana hebatnya tenaga hidrogen, bila bertemu dengan oksigen, bisa menghasilkan energi seperti bom atom. "Terjadi pertemuan H2 dan 02. Kenapa bom hidrogen terjadi, karena hidrogen bertemu oksigen dari udara," kata dia.

BBM yang selama ini digunakan, imbuhnya, mempunyai unsur hidrokarbon (CH). Jadi kalau hidrogen yang dipisahkan itu diberi unsur karbon, bukan mustahil bisa menjadi seperti bensin yang punya oktan tinggi.

"Karbon bisa dari CO2 yang dikeluarkan dari gas knalpot atau pabrik. Nanti bereaksi dengan hidrogen menjadi rantai hidrokarbon. Sesuai hukum kekekalan energi, energi itu bisa diubah bukan diciptakan," ujar dia.

Yang menjadi masalah, lanjut dia, adalah memisahkan unsur hidrogen itu dari unsur lain untuk diubah menjadi energi. Kendati, hidrogen merupakan unsur yang paling banyak terdapat
di atmosfer.

"Tapi nggak bisa didapatkan dalam unsur bebas di udara. Memisahkan hidrogen itu butuh tenaga besar," imbuh Jan.

Memisahkan hidrogen itu, bisa menggunakan tenaga Matahari atau dengan memanfaatkan perbedaan temperatur air laut yang menghasilkan perbedaan panas yang bisa diubah menjadi energi listrik.

"Tapi memang kita perlu mendorong secara besar-besaran hidrogen sebagai bahan bakar untuk menghasilkan listrik maupun untuk internal combustion," kata dia. ( nwk / nrl )

Sumber : detik

Lanjut......

Kamis, 2008 Mei 22

Samsung, Ponsel Tenaga Air

Samsung Electro-Mechanics telah mengembangkan micro-fuel cell dan generator hidrogen yang beroperasi di dalam air.

Wakil presiden dari Pusat Riset Samsung Electro-Mechanics, Oh Yong-soo, menjelaskan ketika ponsel dinyalakan, metal dan air di dalam ponsel akan bereaksi dan menghasilkan gas hidrogen.

Kemudian gas tersebut dialirkan ke dalam fuel cell yang akan bereaksi dengan oksigen dari udara bebas untuk menghasilkan tenaga.

Fuel cell lain perlu methanol untuk menghasilkan hidrogen, tetapi Samsung hanya memerlukan air.

Karena micro-fuel cell dapat menghasilkan 3 watt listrik, maka ia dapat digunakan pada alat-alat elektronik genggam. Fuel cell terbaru dapat menghidupkan ponsel hingga 10 jam, dua kali lebih lama daripada baterai isi ulang pada ponsel umumnya.

Oh mengatakan ponsel bertenaga air diharapkan sudah di pasaran pada tahun 2010. "Jika pengguna menelepon rata-rata 4 jam per hari, maka mereka akan mengisi ulang kotak hidrogen tiap lima hari sekali." "Di kemudian hari ponsel akan dirancang agar tidak lagi memerlukan kotak hidrogen, tetapi cukup dengan diisi air saja."


Sumber : samsung

Lanjut......

Honda Fit Hibrida

Siapa yang tak kenal dengan Honda Jazz? Seri hatchback ini telah menjadi fenomena tersendiri di pasar otomotif Tanah Air, dengan angka penjualan yang fantastis sejak pertama kali diluncurkan tahun 2001 silam. Selain desainnya yang manis, mobil yang memiliki nama asli Honda Fit ini mempunyai satu keunggulan yakni, tingkat konsumsi bahan bakar yang minim, tanpa mengorbankan performa.

Namun, segala keunggulan yang telah menjadikan Jazz sebagai trend setter mobil kompak dengan menjamurnya berbagai mobil sejenis, tak membuat varian ini berhenti berinovasi. Sebuah terobosan baru sedang dipersiapkan untuk kembali mengguncang pasar.

Kali ini, Toyota Prius bermesin hibrida yang menjadi sasaran tembak. Teknologi hibrida yang dikenal hemat dan ramah lingkungan, ternyata belum terlalu "membumi" dari sisi harga. Pada bagian ini-lah Honda Fit bergerak. Sebuah varian Fit edisi hibrida dengan harga kompetitif akan segera menjadi pesaing Prius. Hal ini diungkapkan CEO Honda Takeo Fukui dalam pidato pertengahan tahunnya.

Namun Fukui tak menyebutkan kapan produk tersebut diluncurkan ke pasar. Diperkirakan Fit hibrida akan mulai diperkenalkan pada 2009 bersamaan dengan dua model lainnya yakni New Civic Hybrid dan CR-Z concept car. Keempat mobil hibrida tersebut diproyeksikan akan merebut pasar hingga 500 ribu unit di pasar dunia.

Fit hibrida tak mengalami perubahan secara fisik, dengan lima pintu dan kapasitas lima penumpang. Untuk menghemat biaya, berbeda dengan varian sejenis yang menggunakan baterai lithium ion, Honda Fit akan memakai nickel-metal hydride batere pack. Sementara, untuk memenuhi permintaan pasar, pabrik Honda di Suzuka akan meningkatkan kapasitas produksinya di tahun 2009 dari 70 ribu per tahun menjadi 250 ribu.

Lalu kapan "Jazz" hibrida ini beredar di pasar Indonesia? ...

Sumber : kompas

Lanjut......

Memetakan Pemanasan Global Lewat Internet


Sebuah peta Bumi yang hidup, yang menggambarkan pengaruh langsung perubahan iklim mulai sekarang sampai seabad mendatang, segera Anda nikmati melalui komputer pribadi. Ini berkat proyek Climate Change in Our World (Perubahan Iklim di Bumi Kita) hasil kerja sama mesin pencari web Google, Kementerian Lingkungan Inggris, dan Badan Meteorologi Inggris atau yang biasa disebut Met Office.

Berbasiskan Google Earth yang telah lebih dahulu diluncurkan dan dapat diakses gratis, dengan menggunakan satelit Badan Ruang Angkasa Amerika Serikat (NASA), para pengguna internet dapat melihat kronologi pemanasan Bumi lebih dari 2.100 skenario atau kemungkinan, dilihat dari perspektif planet atau melihat perubahan itu berdasarkan negara dan bahkan kota-kota.

”Proyek ini menunjukkan para pengguna mengenai perubahan iklim yang sesungguhnya dengan menggunakan perkiraan dua perubahan, yakni rata-rata suhu udara di mana mereka tinggal dan pengaruh perubahan iklim itu terhadap manusia di seluruh dunia,” kata Sekretaris Kementerian Lingkungan Inggris Hilary Benn sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (20/5). Ia melanjutkan, ”Dengan memberi pemahaman mengenai perubahan iklim, diharapkan akan memobilisasi kita bersama untuk menghindari pengaruh yang lebih buruk dengan melakukan aksi dari sekarang.” Para pemimpin ekonomi dunia dalam pertemuan berkalanya sepakat mengurangi 50 persen emisi karbon sampai tahun 2050 dari 1990. (PEP)

Sumber : kompas
Gambar : singeo

Lanjut......

Selasa, 2008 Mei 20

Penemu Blue Energy, Dikabarkan Diculik

NGANJUK- Joko Suprapto, warga asal Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso yang disebut-sebut sebagai penemu blue energy, bahan bakar dari air, menghilang. Dalam dua minggu terakhir, lelaki yang akrab disapa Joko Jodhipati (nama stasiun radionya, Red) itu tidak berada di rumahnya. Berbagai spekulasi pun berkembang.

Salah satunya menyebut, dia diculik oleh kelompok tertentu. Hingga kemarin, keberadannya tak jelas. Ponselnya juga tidak bisa dihubungi. "Dia sekarang sedang dicari-cari," ungkap salah satu teman dekat Joko kepada Radar Kediri.

Diungkapkan sumber tersebut, sepekan lalu, para pejabat kepolisian dan TNI sempat berkumpul di Nganjuk untuk mencari keberadaan Joko. Orang-orang dekatnya dimintai keterangan. Termasuk dirinya.

Mereka menanyakan keberadaan alumnus teknik elektro Universitas Gajah Mada (UGM) Jogja tersebut. "Dia memang sedang dicari SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Red)," katanya.

Ini terkait dengan penelitian yang dilakukan ayah tiga putra tersebut. Khususnya tentang blue energy yang bisa menjadi bahan bakar alternatif murah. Sebab, rencananya, hari ini, bahan bakar tersebut akan diluncurkan ke masyarakat sehingga bisa segera dimanfaatkan. "Tetapi, ternyata sejak dua minggu lalu tidak ada kabar lagi," tutur sumber yang mewanti-wanti agar namanya tidak dikorankan tersebut.

Seperti diberitakan, teknologi temuan Joko sudah dipamerkan dalam ajang United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) Desember 2007 di Bali. Teknologi ini sebenarnya berpusat pada penyediaan listrik yang murah untuk memproses air sebagai bahan bakar. Yakni, untuk memecah molekul air menjadi H (+) dan O2 (-). Sehingga, bisa dijadikan bahan bakar alternatif pengganti solar, bensin, avtur, maupun minyak tanah.

Bahan bakar yang sudah diberi nama blue energy itu diproduksi di Cikeas, Bogor. Keunggulannya, rendah emisi dan irit. Juga murah karena hanya berharga Rp 3 ribu per liter. Presiden SBY sendiri yang memperkenalkannya. Dalam perjalanan ke Bali, rombongan yang berangkat dari Cikeas juga sempat mampir di Nganjuk untuk menemui Joko.

Informasi yang diperoleh Radar Kediri, sejak Joko menghilang, aparat intelijen juga dikerahkan untuk mencarinya. Termasuk ke rumahnya di Desa Ngadiboyo. "Tiap hari ditanyai intel-intel polisi berpakaian preman," ungkap penjaga rumah Joko yang tak mau disebutkan namanya. Namun, dia tak mengetahui. Sebab, tidak biasanya sang majikan meninggalkan rumah dalam waktu lama.

Wartawan koran ini juga melihat empat petugas kepolisian berpakaian preman yang berjaga-jaga di rumah Joko yang menjadi satu dengan stasiun radio miliknya. Mereka berasal dari polsek. Winda Mirah, istri Joko, bahkan mengaku sempat didatangi kapolres dan kapolwil yang menanyakan keberadaan sang suami. "Semua tanya-tanya tentang bapak," katanya kepada Radar Kediri.

Meski demikian, dia tetap berusaha tenang. Bahkan, saat ditemui di rumahnya, Winda tampak sibuk mempersiapkan pertunjukan wayang kulit dua anaknya. Mohamad Trimulyo dan Oky Irfan Cara. "Bapak memang tidak pamitan sama saya, tetapi sudah (pamit) anak-anaknya," tuturnya.

Wanita berambut lurus ini menjelaskan, sikap Joko yang tidak pamit kepadanya terkait dengan penyakit jantung yang dideritanya. "Bapak tidak ingin saya sakit," terangnya.

Winda sendiri baru mengetahui dari penuturan anaknya. Kepada sang anak, Joko pamit pergi dua minggu sejak 3 Mei lalu. Joko juga berpesan kalau keluarga tidak akan bisa menghubungi karena ponselnya dimatikan. Inilah yang membuatnya stres. Sebab, dia sendiri yang mengantarkan suaminya hingga Bandara Juanda Surabaya tidak dipesani apa-apa.

Joko hanya mengatakan pergi ke Jakarta. Dan, bagi Winda, hal itu sudah biasa. Sebab, Joko tak pernah berhari-hari pergi. "Kalau pergi pagi, malam sudah pulang, tidak pernah lebih sehari meninggalkan saya," tutur Winda.

Winda sendiri mengaku berusaha tenang. Dia masih menunggu sampai batas waktu yang diberikan suaminya, 20 Mei, hari ini. "Kalau ternyata sampai tanggal 20 tidak pulang, saya baru ambil tindakan," tandasnya tanpa menyebut tindakan yang dimaksud. "Kadang kalau mikir, saya stres Mbak," lanjutnya.

Dia hanya berkeyakinan, sikap suaminya yang menyimpan rahasia justru dimaksudkan untuk menjaga keselamatan keluarga. Sebab, saat ini, harga BBM terus melonjak tinggi dan mulai langka.

Lalu, bagaimana dengan isu yang menyebut bahwa suaminya melakukan tindak pidana? Winda tak yakin atas hal tersebut. Dia menganggapnya sebagai isu yang diembuskan dari pesaing bisnis suaminya.

Sementara itu, Joko hingga kemarin belum bisa dihubungi. Berkali-kali wartawan koran ini mengontak, nomor ponselnya tetap tidak aktif. Kapolwil Kediri Kombes Pol Sukamto Hadi yang dikonfirmasi tentang hal ini juga membantah pernah ke rumah Joko untuk menelisik keberadaannya. "Saya tidak tahu," ujarnya melalui ponsel, kemarin.

Dia juga mengaku tidak tahu menahu terhadap kasus menghilangnya Joko. Termasuk soal isu yang menyebut bahwa yang bersangkutan diculik oleh kelompok tertentu. (dea/ut/hid)

Sumber : indopos

Lanjut......

Senin, 2008 Mei 19

Lumeneo Smera: Sepeda Motor Listrik Anti Hujan


Smera adalah "mobil" listrik dari Lumeneo, Perancis, berkapasitas penumpang dua orang dengan posisi depan-belakang. Dirancang dengan kecepatan 130 km/jam dan daya tempuh 150 km.

Produk ini cukup menyedot perhatian pada 78th International Motor Show Geneva 2008 kemarin. Menurut CNET TV, sepeda motor listrik ini direncanakan akan dilempar ke pasar pada awal 2009 dengan harga Euro20,000-30,000 atau US $31,000-$47,000 pada kurs sekarang.



Sumber : lumeneo website, autobloggreen
Gambar : salon-auto

Lanjut......

TH!NK City: 78th International Motor Show 2008, Geneva

Proyek ini dimulai di Oslo tahun 1991 dengan nama Pivco (Personal Independent Vehicle Company), dengan casis berbahan alumunium dan badan kendaraan terbuat dari polyethylene thermoplastic serta baterai NiCd. 10 dari 15 percontohan dibuat untuk Lillehammer Olympic Winter Games tahun 1994. Saat itu daya tempuh berkembang dari 85 km menjadi 90 km.

Pada tahun 1999 proyek ini kehabisan dana sehingga kemudian diambil alih oleh Ford dan berganti nama menjadi TH!NK city. Dan di tahun 2002 produksi berhenti setelah mencapai 1005 unit.




Pada 31 Januari 2003, proyek ini kembali beralih tangan kepada KamKorp Microelectronics dari Swiss yang dimiliki oleh Kamal Siddiqi. Dan tahun 2006 kembali berpindah tangan kepada kelompok bisnis dari Norwegia bernama InSpire, dan nama berganti menjadi TH!NK Global.

Di Geneva International Motor Show 2008 mobil 100% tenaga listrik ini menjadi bagian sejarah kendaraan. TH!NK city memenuhi tuntutan keamanan Amerika dan Eropa. Bekerja sama dengan GE kini TH!NK memiliki daya tempuh 180km dengan kecepatan 100 km/jam. Konsep kendaraan ini juga mendapatkan penghargaan yang mana memiliki tingkat daur ulang hingga 95%. Dan kendaraan ini dibandrol dengan harga US $32,500.

Sumber : TH!NK website, Wikipedia
Gambar : salon-auto

Lanjut......

Sabtu, 2008 Mei 17

Sophan Sophian Korban Jalanan Rusak

Surabaya - Kronologis kecelakaan yang menimpa Sophan Sophiaan hingga kini masih belum jelas. Apakah mengalami kecelakaan tunggal atau mengalami kecelakaan beruntun.

Namun pihak kepolisian tetap memastikan kecelakaan yang dialami suami Widiawati ini adalah kecelakaan tunggal.

Mantan anggota DPR dari PDIP ini dipastikan meninggal setelah motor gede (moge) yang dikendarainya terperosok di lubang berdiameter 20 centimeter di kawasan hutan Widodaren yang mengakibatkan motor korban oleng dan terjatuh.

"Jadi lubangnya itu panjang sekitar 4 meter dengan diameter 20 centimeter dan korban sempat terseret 25 meter bersama motornya," kata Kasat PJR Polres Ngawi AKP Heriyanto saat dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (17/5/2008).

Menurut Heriyanto, akibat kecelakaan yang dialami korban. Korban mengalami luka patah tulang ditubuhnya. "Jadi lukanya menurut keterangan dari rumah sakit (RSU Sragen) yakni korban mengalami luka patah tulang kaki, patah tulang kedua tangan dan ada bekas memar di leher korban. Dan tulang rusuknya juga patah tapi tidak tahu patah berapa tulang rusuknya," imbuhnya.

Selain itu, Heriyanto juga memastikan jika korban mengalami kecelakaan tunggal tanpa ada yang menabrak korban setelah terjatuh dan terseret. "Sekali saya tekankan korban mengalami kecelakaan tunggal dan tidak tertabrak rombongan lain yang ada dibelakang," tegasnya. ( bdh / ary )


Sumber : detik
Gambar : waspada

Lanjut......

Jumat, 2008 Mei 16

Sepeda Motor Hibrida Vespa di 2008

Seluruh fanatik Vespa menantikan saat-saat di mana Piaggio meluncurkan sepeda motor hibrida baru mereka. Dan Anda akan gembira mengetahui bahwa produk ini akan masuk ke pasar di awal tahun 2008.

Piaggio MP3 HyS mendapatkan banyak sekali perhatian akhir-akhir ini dan lebih banyak orang mencari-cari foto dari mesin hibrida ini. Piaggio telah menggunakan mesin 250cc pada produk uji coba mereka, tetapi dari apa yang kami dengar saat produksi nanti mesin yang digunakan adalah 125cc.

Sepeda motor hibrida Vespa ini betul-betul mengedepankan masalah lingkungan, dan pada dashboard akan tersedia saklar untuk memilih antara perjalanan ekonomis atau perjalanan cepat.

Disamping itu juga terdapat Vespa LX bermesin 50cc yang ditenagai oleh mesin 24volt dan mencapai 142 mpg. LX hanya mengeluarkan emisi 40 gram CO2 per kilometer!
Sumber : blogvespa

Lanjut......

PLT Hibrida Atasi Kelangkaan Listrik

Jakarta - Pembangkit listrik dengan sistem hibrida atau PLTH yang memadukan beberapa energi baru dan terbarukan merupakan solusi mengatasi krisis bahan bakar minyak dan ketiadaan listrik di daerah terpencil dan pulau-pulau kecil.

Sistem PLTH yang terdiri dari perpaduan pembangkit energi surya dan angin, selain pembangkit diesel, bisa mengurangi penggunaan solar 30 persen lebih.

Hal ini disampaikan Deputi Menteri Negara Riset dan Teknologi Bidang Perkembangan Riset Iptek Bambang Sapto Pratomosunu dalam kunjungan ke Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Rabu (14/5).

Bambang mewakili Menristek menyerahkan pengelolaan PLTH di Desa Nemberala, Rote Ndao, kepada PT PLN dan menandatangani kerja sama pengembangan teknik pengolahan biji jarak dan biji kosambi dengan Kabupaten Rote Ndao dan PT PLN.

Di Kupang, pada hari yang sama dilakukan penandatanganan kerja sama antara Kementerian Negara Riset dan Teknologi dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara untuk pengembangan dan pemanfaatan teknologi energi alternatif. Juga dilakukan kerja sama dengan PT PLN untuk pemanfaatan teknologi pembangkit listrik sistem hibrida.

Menurut perhitungan PLN, jelas Sapto Triono, Deputi Direktur Pembangkit Luar Jawa Bali, dengan produksi listrik 184 megawatt per tahun, PLTH Nemberala menghemat penggunaan BBM 55 kiloliter per tahun, ekuivalen Rp 470 juta per tahun—asumsi harga solar Rp 8.500 per liter. Pengoperasian PLTH di Nemberala merupakan yang pertama di Indonesia—dikelola dan terhubung ke jaringan PLN yang ada.

Dengan dibangunnya pabrik pengolah biji kosambi dan biji jarak menjadi bioenergi, menurut Bupati Rote Ndao Christian Nehemia Dillak, jumlah penggunaan solar bisa ditekan dan bisa membuka lapangan kerja.

Keberadaan PLTH di Kecamatan Rote dengan potensi wisata bahari akan menghidupkan industri rumahan seperti kerajinan tangan, tenun ikat, dan anyaman. Saat ini, dari 113.713 penduduk atau 29.115 keluarga yang belum mendapat listrik 21.108, sekitar 7.277 keluarga tidak bekerja. Jumlah keluarga miskin dan sangat miskin 26.643 keluarga.

Pengembangan PLTH dengan memasukkan sumber energi bayu dan surya dalam satu sistem dengan energi solar, jelas Arya Rezavidi, Direktur Teknologi Konversi dan Konservasi Energi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, telah dirintis sejak tahun 1990-an, antara lain di Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. (YUN)

Sumber : kompas

Lanjut......

Sorgum Digalakan Alternatif Ganti Etanol

BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan tahun ini akan menjalankan program penanaman sorgum sejenis tanaman jagung. Sorgum ini bisa dijadiakan pangan alternatif sekaligus sebagai bahan etanol.

Kepala dinas pertanian pemkot Balikpapan Ir. Chaidar Chaerulsyah mengatakan penanaman Sorgum ini akan dilakukan di areal tanaman karet seluas 630 haktar yg terletak diwilayah tritip dan manggar (luar kota balikpapan).

"Kami tanam di antar kebun karet yg arealnya diantara batang karet itu 5X4 meter seluas 630 hektar," kata Chaidar.

Tanaman sorgum ini dapat dipanen 3 kali dalam 1 tahun dengan produksi 2,5-3 ton per hektar katanya, usai menerima perwakilan PT Blue mitra petani sorgum dikantor Pemkot Balikapapan Jalan Jendral Sudirman, Kamis (15/5/2008).

Pengembangan tanaman sorgum ini akan melibatkan masyarakat sekitar dan swasta yang akan membeli hasil panen sorgum itu. "Memang dulu tidak dikenal karena pasarnya belum ada namun sekarang sudah ada pasar," imbuh Chaidar.

Chaidar menambahkan sejumlah daerah yang tengah mengembangan tanaman sorgum ini yakni NTT, Jawa dan Sulawesi. Sedangkan untuk anggaran pengembangan tanaman sorgum ini belum dianggarkan namun untuk pembelian Bibit, obat-obatan dibiayai oleh perusahaan daerah.

Pada kesempatan yang sama Kasubdit Serealia Lain Ditjen Tanaman Pangan Ir Risda Yulita mengatakan Sorgum juga bisa digunakan sebagai bahan pangan alterntif, mengingat tingginya harga-harga pangan saat ini. "Ini bisa dijadikan alternatif, tinggal bagaimana kita mengemasnya, " kata Risda.

Menurut Risda, sorgum ini sebenarnya sdh dikenal masyakarat namun kurang memasyarkat karena imejnya yg kurang baik, seolah-olah ini untuk makanan masyarakat kalangan bawah. Jika dilakukan kemasan yg menarik dengan pengunaan teknologi maka bisa memiliki daya tarik tersendiri. (Amir Sarifudin /Trijaya/fit)

Sumber : Okezone

Lanjut......

Rusaknya Keanekaragaman Hayati Ancam Keselamatan Manusia

Jenewa - Generasi mendatang terancam kelaparan, sulit air, terjangkit penyakit dan mengalami bencana jika manusia terus mengotori lingkungan hidup.

Dana Suaka Margasatwa (WWF), Kamis, mengingatkan bahaya tersebut lewat laporan berjudul "2010 and Beyond: Rising to the Biodersity Challenge".

Laporan yang berisi indeks terbaru mengenai "Living Planet". Istilah tersebut merujuk kepada cara yang disepakati masyarakat internasional untuk mengukur perbaikan kelestarian keragaman hayati hingga 2010 dan untuk mengungkap kecenderungan dalam keragaman hayati.

"Jika ingin mempertahankan makanan, air bersih, obat, dan perlindungan dari resiko alam, maka habitat alamiah dan ekosistem yang mendukungnya harus dilindungi," demikian pernyataan organisasi yang berpusat di Swiss tersebut.

Pada 2002, masing-masing pemerintah menetapkan sendiri sasarannya dalam pengurangan angka kehilangan keragaman hayati.

Laporan "2010 and Beyond: Rising to Biodiversity Challenge" menunjukkan banyak pemerintah tak berada di jalur mencapai sasaran 2010.

Menurut WWF, banyak pemerintah gagal mencapai tujuan keragaman hayati sebab tidak menyediakan sumber teknis dan keuangan yang memadai. Mereka juga gagal mengembangkan insentif ekonomi serta tindakan lain guna melestarikan keragaman hayati.

Organisasi itu menyeru semua negara yang menandatangani Konvensi mengenai Keragaman Biologi pada 2002 untuk melaksanakan janji yaitu menerapka rencana strategis dengan menetapkan sasaran nasional serta menyediakan sumber daya teknis maupun SDM serta dana yang memadai.(*)

Sumber : antara

Lanjut......

Polres Karanganyar Bongkar Penimbunan BBM 1 Ton

KARANGANYAR - Penimbunan bahan bakar minyak (BBM), kembali dibongkar Polres Karanganyar, Jawa Tengah. Kali ini BBM yang dibongkar sebanyak 1 ton atau 1.000 liter jenis minyak tanah yang kemudian dioplos dengan oli dan digunakan sebagai bahan bakar pengganti solar, dari sebuah garasi bus PO Karunia Mulya, di Sroyo, Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah.

Kapolres Karanganyar AKBP Sukadji mengatakan, terbongkarnya penimbunan BBM jenis minyak tanah dari garasi bus PO Karunia Mulya, hasil dari pengembangan terbongkarnya penimbunan 65 ton BBM di PT Kusuma Remaja, Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah, beberapa hari lalu. Di mana satu dari dua buronan polisi, berhasil tertangkap. "Ternyata benar, dilokasi ini ditemukan 1 ton BBM jenis minyak tanah," jelas Kapolres, Jumat (16/5/2008).

Menurut Kapolres, Kemungkinan aksi penimbunan BBM di PO Karunia Mulya, sudah lama dilakukan. Meski saat terbongkar, ditemukan barang bukti 1 ton minyak tanah. Pasalnya, dari pembukuan PO Karunia Mulya, perusahaan transportasi tersebut sering membeli BBM jenis minyak tanah, dalam jumlah yang sama 1 ton, untuk 30 armadanya.

Untuk penyidikan lebih lanjut, pemilik bus ditahan untuk dimintai keterangan. Sedangkan garasi bus untuk sementara disegel dengan garis polisi. Dendati demikian, pihak kepolisian, masih menginzinkan bus PO Karunia Mulya beroperasi. Dari pengungkapan di dua lokasi berbeda, dengan pelaku pensuplai yang sama, pihak Polres Karanganyar akan terus mengembangkan kasus ini. Sebab, diindikasi tidak hanya dua loaksi saja yang melakukan penimbunan BBM, namun mata rantai penimbunan BBM, juga dilakukan di lokasi lainnya. (Bramantyo/Trijaya/mbs)

Sumber : okezone

Lanjut......

Chevy Volt Capai 40 Mil Dengan Tenaga Listrik


"Hari ini adalah hari besar," ujar Wakil Direktur GM, Bob Lutz kepada Edmunds dari AutoObserver.com pada wawancara eksklusif Selasa kemarin. "Hari ini adalah hari pertama ia meluncur di jalan umum dengan tenaga baterai."

Dan Chevy Volt bukan hanya berlari di jalan dengan baterai saja, tetapi juga berhasil menempuh 40 mil hanya dengan tenaga listrik saja.

"Ini mencapai target. Meski dengan kalibrasi yang belum sempurna, meski dengan unit kemudi yang salah, rancang tubuh yang belum sempurna, dan lain-lain, dan lain-lain, ia berhasil menembus 40 mil hanya dengan tenaga listrik," ujar Lutz.

Saya cukup yakin Chevy Volt dapat diluncurkan tahun 2010. Berapa harga final yang akan dikenakan, berapa banyak GM akan memproduksinya, itu masih dipertimbangkan. Tetapi dengan ini akan banyak sekali kritikus Volt yang tidak bisa berkata-kata.

Sumber : hybridcarblog

Lanjut......

Yamaha Cantumkan Estimasi Bahan Bakar Pada Web

Yamaha bukanlah produsen pertama yang menekankan efisiensi bahan bakar dalam jajaran produk mereka, tetapi sejauh ini menjadi yang pertama mencantumkan biaya bahan bakar bagi setiap produknya di web mereka.

Pengguna motor akan senang mengetahui Yamaha mengeluarkan pernyataan bahwa jenis Zuma mencapai 124 mil per galon, meski produk ini bermesin 2-tak yang diketahui lebih polutan dibanding mesin 4-tak. Bersyukur, tipe Vino Classic dan C3 menggunakan mesin 4-tak dan tetap mampu mencapai 100 mil per galon. Jika kecepatan yang Anda cari mungkin Vino 125 pilihannya dengan kemampuan 96 mil per galon dan maksimum 50+ mil per jam. Di dalam daftar produk juga terdapat Morphous yang berwujud lebih ke masa depan, dengan mesin 250cc 4-tak, serta mampu mencapai 56 mil per galon. Di baris nyaris teratas terdapat Majesty Maxiscooter dengan mesin 400cc tetapi tetap memiliki prestasi 56 mil per galon. Dan yang teratas dan akan segera diperkenalkan kepada Amerika di tahun 2009 adalah Yamaha T-Max!

Efisiensi dari sepeda motor sedang ramai diperbincangkan. Sebagian besar setuju bahwa 100 mil per galon hanya dapat diperoleh dengan mesin 50cc. Kami berharap produsen lain juga mengikuti Yamaha dalam efisiensi bahan bakar sebagai isu penting dalam berjualan sepeda motor seiring dengan harga bahan bakar yang terus membumbung.

Sumber : autobloggreen

Lanjut......

VW Buat Sepeda Motor

Mengikuti jejak Honda, Suzuki dan BMW yang memiliki variasi produk otomotif tak hanya kendaraan roda empat, tapi pun roda dua, kini kabar besar datang dari Volkswagen. Produsen mobil asal Jerman ini mengumumkan niatnya untuk ikut memproduksi sepeda motor.

Melalui kerjasama dengan produsen motor terkemuka, KTM yang telah ada sejak 1953, kelihatannya rencana VW ini bukan isapan jempol belaka. Sebelumnya, KTM telah sukses dengan kendaraan balap X-bow yang merupakan proyek roda empat pertama milik KTM.

Nah, ketika kabar bahwa VW akan membuat varian sepeda motor terdengar asing, keberadaan KTM nampaknya akan memuluskan proyek ini. Pasalnya, X-bow pun diproduksi KTM berkat bantuan VW. Jadi, bukan tak mungkin setelah X-bow sukses, kini giliran KTM membayar 'utang'nya.

Sesungguhnya minat VW masuk ke produksi kendaraan roda dua sedikit banyak telah terlihat saat VW memperkenalkan sebuah prototipe kendaraan roda tiga GX-3 di tahun 2006 silam. Namun sampai dengan saat ini belum diperoleh kepastian kapan sepada motor baru VW yang diperkirakan akan bertipe sport itu akan mulai terlihat di jalan.

Sumber : Kompas

Lanjut......