PT Kereta Api Daerah Operasi II Bandung tahun 2009 akan membangun kereta rel listrik (KRL) yang akan melayani jalur Padalarang-Kiaracondong. Hal itu disampaikan Kepala Divisi Sarana PT KA Muhardono seusai kegiatan bakti sosial di Kiaracondong, Bandung, Kamis (1/5).
KRL itu akan didatangkan dari Jepang yang nantinya akan menggantikan kereta rel diesel (KRD) yang sudah ada. "KRD sebenarnya merupakan embrio dari KRL karena KRD itu fleksibel bisa berjalan sendiri dan bisa dioperasikan sebagai KRL," katanya. Untuk itu, tinggal menambah aliran atas berupa kawat yang menghantarkan listrik, seperti halnya KRL Gambir dan Serpong.
Dia menilai, dengan dibangunnya KRL selain ramah lingkungan juga penggunaan KRL dari sisi bahan bakar bisa hemat. "Selain itu, penggunaan KRL dari segi waktu juga akan lebih efisien karena KRL lebih cepat sehingga perjalanan kereta api akan semakin banyak," ungkap Kepala Daerah Operasi II Bandung Saeful Echwan.
Menurut dia, rencana pembangunan KRL itu juga tidak terlepas dari permintaan yang sangat tinggi terhadap perjalanan KA di wilayah itu. "Jika kita lihat perjalanan KRD selama ini sangat tinggi, secara otomatis dengan perubahan dari KRD ke KRL selain waktu yang lebih cepat gerbong juga bisa ditambah sehingga bisa mengangkut lebih banyak lagi," katanya.
Untuk pasokan listrik sendiri, Muhardono menjelaskan, jika PLN mampu menyediakan tenaga listrik, PT KA akan bekerja sama dengan membeli tenaga listrik tersebut. Akan tetapi, jika itu tidak dimungkinkan, pihaknya akan membuat perangkat sendiri untuk pembangkit listriknya.
"Dengan dibuat substation power supply berupa gardu listrik dengan bahan bakar batu bara sebagai pembangkit tenaga listrik. Untuk itu, kami akan menggaet investor untuk mengolah substation tersebut," lanjutnya.
Dikatakan, dengan sistem KRL Manggarai Depok membutuhkan daya 6000 kilo volt ampere (KVA) dengan high way (lalu-lalang) per 10-15 menit. Sementara itu, untuk di Bandung, membutuhkan daya kurang lebih 3000 KVA. "Semakin banyak perjalanan semakin banyak daya," tuturnya.
Jika itu berhasil, lanjutnya, PT KA akan meneruskan pembangunan KRL di Daop 2 yang akan menghubungkan ke arah Cicalengka pada 2010. Selanjutnya, pembangunan KRL secara bertahap akan dijalankan di Semarang, Surabaya, dan Yogya.
Sumber : website PT. Kerata Api
Kamis, 2008 Juni 19
Segera Kereta Listrik di Bandung, Semarang, Surabaya & Yogya
Diposkan oleh Admin di 01:08





0 komentar:
Poskan Komentar